Seberapa ampuhnya pilihan yang hendak anda ambil untuk mengatasi impotensi, hanya satu syarat yang mesti diutamakan, yaitu, aman! Untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap resiko kesehatan terkait obat, suplamen makanan ilegal, serta produk palsu, Badan Pengawas Obat dan Makanan pada 20 - 27 September 2011 melakukan operasi Pangea IV. Operasi diikuti serentak oleh 81 negara termasuk Indonesia ini memfokuskan pada penjualan produk ilegal atau palsu secara online. Hasilnya, BPOM berhasil menyita sebanyak 57 item obat ilegal yangh terdiri atas 1.611 buah dan sebanyak 50 persen diketahui masuk dalam kategori obat impotensi.
Menurut Kepala Badan POM Kustantinah, temuan itu tidak jauh berbeda dengan temuan Operasi Pangea III setahun sebelumnya, yang dimana paling banyak adalah Obat impotensi. "Ke 57 item obat yang disita termasuk kategori obat keras yang semestinya diperoleh dengan resep dokter," ujar Kustantinah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa perdagangan obat ilegal khususnya yang ditunjukan bagi gannguan seksual seperti impotensi lebuh banyak terjadi di negara - negara berkembang. Obat ilegal yang diedarkan oleh masyarakat umum tanpa surat izin pun bisa membahayakan. Mereka tidak mengerti seberapa besar dosis obatnya.
Berdasarkan press release dari hasil laboratorium BPOM sebelumnya, obat tradisonal yang ditemukan pabrik obat Jawa Barat mengandung bahan kimia obat Siburatmin Hidroklorida, Sildenafil Sitrat, Siproheptadin, fenil butason, Asam Mefenamat, Prednison, Metil Testosterone, Deksametason, Metampiron, Teofilin, dan Parasetamol. Bahan - bahan tersebut membahayakan kesehatan manusia bila konsumsinya tidak berdasarkan resep Dokter.
Obat - obat tradisional yang mengandung bahan kimia tersebut memang seringkali ces pleng , tapi justru itulah yang membawa efek samping. Jika dikonsumsi berlebihan akan merusak organ tubuh. " Saya tidak tau pasti mengapa banyak masyarakat yang mencari obat peningkat libido. Yang jelas kita mengimbau kepada masyarakat jangan membeli obat - obat tersebut melalui website tau tempat - tempat di pinggir jalan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Banyak tersedia sarana pelayanan resmi, yang sudah jelas aman," tutur kepala badan BPOM.
Dengan adanya informasi seperti ini, anda tentu tidak bisa lagi sembarangan dalam memilih cara menuntaskan gangguan sexsual khususnya Impotensi. Terlalu berisiko jika yang maunya simpel, namun efeknya justru bisa lebih rumit dari yang anda pernah bayangkan. Apa yan telah dikatakan oleh Kustantinah di atas merupakan suatu petunjuk jelas. Untuk mengobati impotensi hingga tuntas, pilihan utamanya adalah melalui sarana - sarana atau klinik resmi yang sudah jelas paling tepat dan aman mengatasi impotensi.
Sumber : JawaPos


